Malaran asli Austronesia

Malaran (konsonan) asli Austronesia terdiri dari 16 macam.
Malaran tersebut sebagai berikut :

1. Malaran Sengau

Malaran sengau pada bahasa Austronesia adalah sebagai berikut :

  1. Sengau dua bibir(nasal bilabial) : m.
  2. Sengau gigi (nasal dental) : ditulis dalam bahasa Indonesia (ng)
  3. Sengau lelangit belakang (nasal velar): ŋ ditulis dalam bahasa Indonesia (ny)

2. Malaran Letup

Malaran letup pada bahasa Austronesia adalah sebagai berikut :

  1. Letup dua bibir taksuara (voiceless bilabial stop) : p.
  2. Letup dua bibir bersuara (voiced bilabial stop) : b.
  3. Letup gigi taksuara (voiceless dental stop) ditulis (t)
  4. Letup gigi bersuara(voiced dental stop) ditulis (d)
  5. Letup lelangit belakang taksuara(voiceless velar stop) kditulis (k)
  6. Letup lelangit belakang bersuara(voiced velar stop) gditulis (g)
  7. Letup laring /Letup celah suara (glottal stop) ʔ ditulis (‘ atau k) seperti [ˌbäʔˈso] ditulis bakso

3. Malaran Desah

Malaran desah pada bahasa Austronesia adalah sebagai berikut :

  1. Desah gigi taksuara (voiceless alveolar fricative/ voiceless dental sibilant) : ditulis [s]
  2. Desah laring taksuara (voiceless glottal fricative) : h.

4. Malaran Aproksiman

Malaran aproksiman adalah bunyi fonetik yang direalisasikan antara lidah dan bibir tanpa seluruhnya kontak satu sama lain yang melibatkan artikulator-artikulator mendekati satu sama lain tetapi tidak cukup tipis atau dengan presisi yang cukup artikulatoris untuk membuat aliran turbulen. Oleh karena itu, aproksiman jatuh antara frikatif, yang melakukan menghasilkan aliran udara turbulen, dan vokal, yang menghasilkan bukan turbulensi Golongan ini meliputi bunyi aproksiman lateralis seperti [l] (as in less), aproksiman non-lateral seperti [ɹ] (seperti pada rest), dan semivokal seperti [j] dan [w] (seperti pada yes dan west).
Sebelum Petrus Ladefoged menciptakan istilah “aproksiman” dalam tahun 1960 istilah “kontinu tanpa gesekan” yang disebut aproksiman non-lateral.
Malaran aproksiman dalam bahasa Austronesia sebagai berikut :

  1. Aproksiman gigi (alveolar dental approximant / Dental Denti alveolar) : l̪ dituliskan [l]
  2. Aproksiman lelangit (palatal approximant ) : j
  3. Aprosiman lelangit belakang (labio-velar approximant) : w.

5. Malaran Sentuhan

Malaran sentuhan disebut juga malaran kepak atau malaran hempas (flap) pada bahasa Austronesia adalah sebagai berikut :

  1. Hempas gigi (dental flap) :ɾ̪ ditulis [r]