Sejarah suku Koto Baru di Peranap, Indragiri Hulu

Tidak ada yang tahu persis kapan orang – orang dari berbagai latar belakang sosial dan kehidupan ini mulai mendiami daerah Pauhranap maupun Peranap seperti yang ada sekarang ini. Tetapi yang pasti mereka tiba di daerah ini tidak serempak atau sekaligus. Beruntung kita masih memiliki sedikit harapan tentang sejarah persukuan Koto Baru yang masih diingat oleh beberapa orang tua kita yang masih hidup sampai saat ini.
Asal muasal suku Koto Baru, Peranap, Indragiri Hulu

Berdasarkan cerita dari mulut ke mulut yang diperoleh dari para orang tua mereka, ternyata Suku Koto Baru terdiri dari beberapa suku kecil atau yang biasa disebut Poghut ( Perut ) yakni istilah untuk menyederhanakan penyebutan untuk asal garis keturunan dari hak ibu, nenek, uyang ( moyang ), buyut dan seterusnya.

Setidaknya ada 6 ( enam ) Poghut yang saat ini menjadi pewaris atau bagian dari Suku Koto Baru yakni :

  1. Koto Baru yang datang dari Batang Hari. Diantara keturunannya adalah : Nurul Kamal dan Saleh Abbas.
  2. Koto Baru yang datang dari Kampar. Diantara keturunannya adalah : Umar Syaf, Alm. Kadir Atan.
  3. Koto Baru yang datang dari Taluk Kuantan. Diantara keturunannya saat ini adalah : H. Syamsuri samad, H. Asmar MZ, Anwar Abdullah.
  4. Koto Baru Kampung Bontuk yang berasal dari Benai. Diantara keturunannya adalah : Asmawi Hamid dan H. Lahmudin.
  5. Koto Baru Kampung Ghajo yang berasal dari Muara tebo. Diantara keturunannya adalah : H. Abdullah Ma’ruf, Kamaruddin, Alm. Kamur.
  6. Koto Baru Datuk Mantagho Asal nya belum kami ketahui. Diantara Keturunannya adalah : Martius Daud, Amir, Anas, Sudir.

Sumber Tommy Muchsin “Babab” al-Basyarahil.